Keterampilan berbahasa mencakup empat segi, yaitu: keterampilan menyimak,
keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan menulis. Harus diakui
bahwa buku pegangan mahasiswa bagi keempat aspek keterampilan ini masih sangat
langka dalam Bahasa Indonesia.
Buku ini disusun khusus untuk memenuhi kebutuhan para mahasiswa Jurusan Pendidikan
Bahasa Indonesia FKSS KIP Bandung dan juga para mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu
Administrasi LAN Kampus Bandung, yang dalam kurikulumnya tercantum secara
eksplisit/implisit bahwa keterampilan berbahasa Indonesia merupakan mata kuliah
pokok dan pada umumnya untuk para mahasiswa, guru serta para peminat lainnya
secara bertahap karena bagi para guru, para pemimpin, dan para sarjana,
keterampilan berbahasa sungguh sangat penting, turut menentukan peningkatan
karier dan profesi mereka dalam masyarakat.
Kelebihan buku ini adalah sudah dilengkapi dengan kegiatan yang dijelaskan
secara bertahap mulai dari awal dan akhir kegiatan untuk mahasiswa, agar
mencapai tujuan yang diinginkan. Buku ini
menyajikan materi yang mendalam dan bisa digunakan oleh mahasiswa tanpa
keraguan.
Bahasa yang digunakan sederhana sehingga memudahkan para pembaca untuk memahami
isi dari materi yang disajikan. Buku ini juga sudah mengupas secara
mendalam tentang bagaimana cara mengajar sastra di kelas. Selain itu buku ini
juga bisa berguna sekali untuk buku panduan dosen serta mahasiswa perguruan
tinggi pada jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
Kekurangan buku ini adalah tidak adanya
latihan-latihan pada isi buku untuk pengayaan para siswa. Tidak adanya
rangkuman pada tiap-tiap bab yang disajikan, sehingga membuat para
pembaca membutuhkan
waktu yang lama untuk membacanya agar bisa memahami teks.
Terlalu banyak analogi yang disajikan sehingga membuat para pembaca berpikir
keras atau ekstra untuk memahami maksudnya. Terlalu banyak pemaparan, sehingga
tidak langsung masuk pada inti dari maksud yang ingin disampaikan. Banyaknya
bagan-bagan yang ditampilkan untuk penjelasan, yang sebenarnya itu sudah
ditulis juga secara tertulis, itu berarti hanya membuang-buang saja dan tidak
bermanfaat. Terlalu banyak penjelasan pada materi yang disajikan dan membuat
pembaca harus membaca secara berulang-ulang untuk dapat memahami isi dari
penjelasan yang ingin disampaikan tersebut dan juga tidak dilengkapi dengan
biografi pengarang, sehingga membuat pembaca bertanya-tanya bagaimana sosok
penulis buku tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar