Artikel
Memperoleh Penghasilan dari
Terampil Berbicara
Bahasa dalam kehidupan
manusia sangat penting. Oleh karena itu, wajar jika bahasa menjadi perhatian
banyak orang, terutama bagi mereka yang pekerjaan sehari-harinya banyak
melibatkan bahasa.
Tentu dengan anda
menguasai bahasa yang secara langsung maupun tidak langsung , pasti anda akan
banyak mendapatkan manfaat bagi kehidupan, berikut diantaranya :
1.
Memperlancar komunikasi antar sesama
2.
Mempermudah pemberian berbagai informasi
3.
Meningkatkan kepercayaan diri
4.
Meningkatkan kewibawaan diri
5.
Mempertinggi dukungan publik atau
masyarakat
6.
Menjadi penunjang meraih profesi dan
pekerjaan
7.
Meningkatkan mutu profesi dan pekerjaan
Sangat banyak kegiatan
yang dilakukan oleh manusia yang menyertakan bahasa sebagai media dan
sarananya. Bahasa merupakan alat utama untuk berkomunikasi dalam kehidupan
manusia, baik secara individual maupun secara sosial (Pringgawidagdo, 2002:4). Semua
manusia berkomunikasi dengan sesamanya pasti melalui bahasa, bukan hanya itu
saja ketika melakukan ibadah kepada Tuhan pun pasti juga disaranai oleh bahasa.
Maka dari itu bahasa itu sangat penting bagi kehidupan manusia.
Bahasa juga sangat
berkaitan dengan pikiran, seseorang berbahasa sekaligus mencerminkan keadaan
pikirannya. Bukankah ketika orang berbahasa harus disertai dengan pemahaman
atau adanya keterlibatan pikiran. Jika seseorang berbicara, maka wujud
pembicaraannya juga mencerminkan keadaan pikirannya. Dapat dikatakan bahwa
penggunaan bahasa yang kacau juga mencerminkan cara berpikir yang kacau (Sobur,
2002:16) tetapi orang yang cacat bicara bisa saja memiliki pemikiran yang
teratur, hanya saja terkendala saat mengemukakan pikiran atau gagasannya.
Kemampuan berbahasa meliputi
empat macam. Keempat macam kemampuan berbahasa tersebut adalah sebagai berikut:
kemampuan mendengarkan atau menyimak, kemampuan berbicara, kemampuan membaca,
dan kemampuan menulis. Keempat kemampuan/keterampilan berbahasa ini sangat
penting dikuasai oleh seseorang.
Seseorang dikatakan mampu
mendengarkan, jika ia dapat menangkap atau menerima dengan benar dan cepat
terhadap informasi yang didengarnya. Seseorang dikatakan mampu berbicara jika
ia dapat mengemukakan segala ide atau buah pikiran serta perasaan dengan jelas
kepada orang lain. Kemudian, seseorang dikatakan mampu membaca, jika ia dapat
menangkap atau menerima dengan benar dan cepat dari apa yang dibaca melalui
tulisan. Yang terakhir, seseorang dikatakan mampu menulis (mengarang), jika ia
dapat mengemukakan ide atau buah pikirannya serta perasaannya melalui tulisan.
Namun dari semua
kemampuan, kemampuan yang sangat perlu dikuasai oleh seseorang adalah kemampuan
berbicara. Kemampuan berbicara tidak didapat begitu saja, sebagian besar
memerlukan latihan atau pengalaman berbicara. Berbicara merupakan sesuatu yang
khas pada manusia karena bicara adalah salah satu sistem komunikasi di mana
seseorang mengutarakan pendapat dari perasaan hati dan mengerti maksud
seseorang melalui pendengar (Sidiarto, 1986;251).
Kemampuan berbicara
seseorang tentu tidak sekadar mampu mengemukakan apa yang ingin disampaikan
kepada pendengar atau lawan bicaranya, tetapi juga harus dapat menelaah dan memastikan
bahwa apa yang disampaikannya itu dapat diterima dengan tepat oleh pendengar
atau lawan bicaranya. Alangkah baiknya,
jika setiap orang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas
kemampuan berbicaranya, lebih lagi bagi yang sering berbicara di depan umum
atau yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang banyak mengandalkan
pengungkapan ide atau gagasan melalui berbicara.
Ketika anda melakukan
kegiatan berbicara, tentu harus menyadari bahwa anda sedang berkomunikasi
antara diri anda sendiri dengan orang lain. Anda harus sadar bahwa berhadapan
dengan orang lain berarti anda menempatkan lawan bicara sebagaimana layaknya.
Anda harus menerima dengan lapang keadaan orang lain, termasuk bagaimana anda
harus menyesuaikan diri dalam komunikasinya. Anda bisa berhadapan secara
langsung ataupun tidak langsung dengan satu orang atau dengan banyak orang
sebagai peserta atau penonton. Anda sebagai pembicara harus menempatkan diri
dengan baik dan juga dapat menempatkan lawan bicaranya atau penonton dengan
baik pula.
Setiap orang yang
berbicara diharapkan dapat menyadari bahwa berbicara juga memerlukan perhatian
atau hal-hal yang mendasari suatu pembicaraan, tentu ada cara dan persiapan
yang perlu dipunyai oleh seseorang ketika ia akan berbicara di depan umum atau
dihadapan orang lain. Kemudian, yang lebih penting bagi seseorang yaitu praktik
berbicara.
Banyak sekali
kesempatan untuk berbicara yaitu, dalam keadaan rapat, diskusi, seminar,
sarasehan, debat, dialog, pidato, pemberian sambutan, khutbah, bercerita,
wawancara, maupun kampanye pemilu. Dengan banyaknya kesempatan berbicara yang
anda lakukan tentunya banyak sekali peluang untuk memperoleh penghasilan dengan
cara mudah yaitu hanya berbicara saja namun berbicara yang bermanfaat dan bisa
memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengetahuan yang anda miliki, dengan keterampilan yang anda miliki
tersebut artinya anda bisa menjalani pekerjaan ataupun profesi dengan senang
hati karena kalau anda menjalani sesuatu sesuai dengan hobi dan minat anda
pasti semua yang akan dilakukan terasa mudah untuk dijalani.
Pekerjaan seperti menjadi
pembawa acara, reporter kegiatan olahraga, reporter upacara keagamaan dan adat,
dan reporter peristiwa ‘mendadak’. Semua pekerjaan itu melaksanakannya dengan
cara banyak-banyak berbicara agar memperoleh hasil yang ingin dicapai.
Daftar Pustaka
Musaba, Zulkifli. 2012. Terampil Berbicara Teori dan Pedoman
Penerapannya. Cetakan
kedua. Yogyakarta: CV. Aswaja Pressindo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar