Sabtu, 23 April 2016

ARTIKEL



Artikel
Memperoleh Penghasilan dari Terampil Berbicara

Bahasa dalam kehidupan manusia sangat penting. Oleh karena itu, wajar jika bahasa menjadi perhatian banyak orang, terutama bagi mereka yang pekerjaan sehari-harinya banyak melibatkan bahasa.
Tentu dengan anda menguasai bahasa yang secara langsung maupun tidak langsung , pasti anda akan banyak mendapatkan manfaat bagi kehidupan, berikut diantaranya :
1.      Memperlancar komunikasi antar sesama
2.      Mempermudah pemberian berbagai informasi
3.      Meningkatkan kepercayaan diri
4.      Meningkatkan kewibawaan diri
5.      Mempertinggi dukungan publik atau masyarakat
6.      Menjadi penunjang meraih profesi dan pekerjaan
7.      Meningkatkan mutu profesi dan pekerjaan
Sangat banyak kegiatan yang dilakukan oleh manusia yang menyertakan bahasa sebagai media dan sarananya. Bahasa merupakan alat utama untuk berkomunikasi dalam kehidupan manusia, baik secara individual maupun secara sosial (Pringgawidagdo, 2002:4). Semua manusia berkomunikasi dengan sesamanya pasti melalui bahasa, bukan hanya itu saja ketika melakukan ibadah kepada Tuhan pun pasti juga disaranai oleh bahasa. Maka dari itu bahasa itu sangat penting bagi kehidupan manusia.
Bahasa juga sangat berkaitan dengan pikiran, seseorang berbahasa sekaligus mencerminkan keadaan pikirannya. Bukankah ketika orang berbahasa harus disertai dengan pemahaman atau adanya keterlibatan pikiran. Jika seseorang berbicara, maka wujud pembicaraannya juga mencerminkan keadaan pikirannya. Dapat dikatakan bahwa penggunaan bahasa yang kacau juga mencerminkan cara berpikir yang kacau (Sobur, 2002:16) tetapi orang yang cacat bicara bisa saja memiliki pemikiran yang teratur, hanya saja terkendala saat mengemukakan pikiran atau gagasannya.
Kemampuan berbahasa meliputi empat macam. Keempat macam kemampuan berbahasa tersebut adalah sebagai berikut: kemampuan mendengarkan atau menyimak, kemampuan berbicara, kemampuan membaca, dan kemampuan menulis. Keempat kemampuan/keterampilan berbahasa ini sangat penting dikuasai oleh seseorang.
Seseorang dikatakan mampu mendengarkan, jika ia dapat menangkap atau menerima dengan benar dan cepat terhadap informasi yang didengarnya. Seseorang dikatakan mampu berbicara jika ia dapat mengemukakan segala ide atau buah pikiran serta perasaan dengan jelas kepada orang lain. Kemudian, seseorang dikatakan mampu membaca, jika ia dapat menangkap atau menerima dengan benar dan cepat dari apa yang dibaca melalui tulisan. Yang terakhir, seseorang dikatakan mampu menulis (mengarang), jika ia dapat mengemukakan ide atau buah pikirannya serta perasaannya melalui tulisan.
Namun dari semua kemampuan, kemampuan yang sangat perlu dikuasai oleh seseorang adalah kemampuan berbicara. Kemampuan berbicara tidak didapat begitu saja, sebagian besar memerlukan latihan atau pengalaman berbicara. Berbicara merupakan sesuatu yang khas pada manusia karena bicara adalah salah satu sistem komunikasi di mana seseorang mengutarakan pendapat dari perasaan hati dan mengerti maksud seseorang melalui pendengar (Sidiarto, 1986;251).
Kemampuan berbicara seseorang tentu tidak sekadar mampu mengemukakan apa yang ingin disampaikan kepada pendengar atau lawan bicaranya, tetapi juga harus dapat menelaah dan memastikan bahwa apa yang disampaikannya itu dapat diterima dengan tepat oleh pendengar atau lawan bicaranya.  Alangkah baiknya, jika setiap orang berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas kemampuan berbicaranya, lebih lagi bagi yang sering berbicara di depan umum atau yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang banyak mengandalkan pengungkapan ide atau gagasan melalui berbicara.
Ketika anda melakukan kegiatan berbicara, tentu harus menyadari bahwa anda sedang berkomunikasi antara diri anda sendiri dengan orang lain. Anda harus sadar bahwa berhadapan dengan orang lain berarti anda menempatkan lawan bicara sebagaimana layaknya. Anda harus menerima dengan lapang keadaan orang lain, termasuk bagaimana anda harus menyesuaikan diri dalam komunikasinya. Anda bisa berhadapan secara langsung ataupun tidak langsung dengan satu orang atau dengan banyak orang sebagai peserta atau penonton. Anda sebagai pembicara harus menempatkan diri dengan baik dan juga dapat menempatkan lawan bicaranya atau penonton dengan baik pula.
Setiap orang yang berbicara diharapkan dapat menyadari bahwa berbicara juga memerlukan perhatian atau hal-hal yang mendasari suatu pembicaraan, tentu ada cara dan persiapan yang perlu dipunyai oleh seseorang ketika ia akan berbicara di depan umum atau dihadapan orang lain. Kemudian, yang lebih penting bagi seseorang yaitu praktik berbicara.
Banyak sekali kesempatan untuk berbicara yaitu, dalam keadaan rapat, diskusi, seminar, sarasehan, debat, dialog, pidato, pemberian sambutan, khutbah, bercerita, wawancara, maupun kampanye pemilu. Dengan banyaknya kesempatan berbicara yang anda lakukan tentunya banyak sekali peluang untuk memperoleh penghasilan dengan cara mudah yaitu hanya berbicara saja namun berbicara yang bermanfaat dan bisa memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengetahuan yang anda  miliki, dengan keterampilan yang anda miliki tersebut artinya anda bisa menjalani pekerjaan ataupun profesi dengan senang hati karena kalau anda menjalani sesuatu sesuai dengan hobi dan minat anda pasti semua yang akan dilakukan terasa mudah untuk dijalani.
Pekerjaan seperti menjadi pembawa acara, reporter kegiatan olahraga, reporter upacara keagamaan dan adat, dan reporter peristiwa ‘mendadak’. Semua pekerjaan itu melaksanakannya dengan cara banyak-banyak berbicara agar memperoleh hasil yang ingin dicapai.

Daftar Pustaka

Musaba, Zulkifli. 2012. Terampil Berbicara Teori dan Pedoman Penerapannya. Cetakan
            kedua. Yogyakarta: CV. Aswaja Pressindo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar